Cerpen “Selamat tinggal Pluto!!”

Hari itu, kamis 24 Agustus 2006, Seluruh anggota keluarga Planet di Tata Surya bersedih, tak terkecuali Si Bumi yang mengeluarkan Aku dari Anggota keluarga Planet di Tata Surya. Selama ini, Si Bumi memang dikenal sebagai Planet yang “terpintar”, karena hanya dia yang memiliki “otak” bernama manusia, sehingga dialah yang memutuskan segala sesuatu yang terjadi di Tata Surya.

Sidang Umum Himpunan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) Ke-26 di Praha, Republik Ceko, sebuah tempat yang terletak di “organ” Bumi bagian utara, menghasilkan keputusan bersejarah dalam dunia astronomi dengan mengeluarkan Aku dari Anggota keluarga Planet di Tata Surya.

Keputusan Si Bumi mengeluarkan Aku yang sudah menjadi anggota Keluarga Planet Tata Surya selama 76 tahun merupakan konsekuensi ditetapkannya definisi baru tentang planet. Resolusi 5A Sidang Umum IAU Ke-26 berisi definisi baru itu.

Dalam resolusi tersebut dinyatakan, sebuah benda langit bisa disebut planet apabila memenuhi tiga syarat: yakni mengorbit Ibu kami Matahari, berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat, dan memiliki jalur orbit yang jelas dan “bersih” (tidak ada benda langit lain di orbit tersebut).

Definisi tersebut adalah definisi universal pertama tentang planet sejak istilah planet dikenal di kalangan astronom, bahkan sebelum era Nicolaus Copernicus yang tahun 1543 membuktikan Bumi adalah salah satu planet yang berputar mengelilingi Matahari. Dengan definisi baru tersebut, Aku tidak berhak menyandang nama planet karena tidak memenuhi syarat yang ketiga. Aku trkadang memang “nakal”, suka memotong orbit kakak terdekatku Neptunus sehingga dalam perjalanannya mengelilingi Ibuku Sang Matahari, Aku kadang berada lebih dekat dengan Ibuku dibandingkan Kakakku Neptunus. Akan tetapi Kakakku Neptunus yang baik hati, selalu sabar dan mengalah, dia tidak pernah menabrakku, dia paham betul perasaanku sebagai anak bungsu yang ingin selalu dimanja dan dekat pada Ibu. Aku sungguh beruntung punya kakak seperti dia. Sejak Aku dan satelit peliharaanku yang ku beri nama charon ditemukan Clyde Tombaugh pada tahun 1930, Dialah yang paling dekat denganku dan selalu menjuluki aku Si Bungsu karena jarakku yang terjauh dari Ibuku Matahari dan ditemukan paling akhir dibandingkan delapan planet lainnya. Sekarang, Aku merindukannya kenangan bersamanya, sikap nakalku padanya.

Tapi walaupun aku dikeluarkan dari Anggota Planet Tata Surya, Aku telah mendapat keluarga baru bernama planet kerdil atau planet katai (dwarf planets). Keluarga ini beranggotakan benda-benda langit lain di Tata Surya yang mirip dengan Aku, termasuk di dalamnya asteroid terbesar Ceres dan beberapa benda langit lain yang baru saja ditemukan. Semoga dikeluargaku yang baru ini, kehadiranku bisa diterima dan aku bisa damai selamanya dan tidak diragukan lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s